Rabu, 18 Juni 2014

Retorika Visual




Sambel Deso Malang


Sambel Deso, warung makan yang digagas oleh Bapak Suhardi ini berpusat di Jln. Tlogomas. Bapak Suhardi sendiri merupakan wirausahawan asal kota Madura yang saat ini menetap tinggal di Malang tepatnya di Villa Bukit Tidar. Beliau merupakan mahasiswa lulusan Universitas Muhammadiyah Malang yang kemudia menekuni bisnis kuliner pada tahun 2009. Berawal dari warung makan lesehan yang digemari banyak orang dengan harga terjangkau akhirnya Bapak Suhardi ini mengembangkan sayapnya untuk membuka rumah makan yang minimalis dengan nama “Sambel Deso”. Hingga saat ini sudah ada 4 cabang yang tersebar diberbagai jalan di kota Malang, yakni:
1.   SD I bertempat di Jln. Tirto Utomo Landungsari = didirikan sejak tahun 2010
2.   SD II bertempat di Jln. Raya Tlogomas 19 Malang = didirikan pada tahun 2010 dan merupakan pusat dari Warung Sambel Deso
3.   SD III bertempat di Jln. Kerto Raharjo Ketawang Gede = didirikan sejak tahun 2011
4.   SD IV bertempat di Jln. Kerto Leksono Lowokwaru (depan UIN Malang) = didirikan baru 3 bulan yang lalu
5.   SD V bertempat di Jln. Merjosari = didirikan baru 1 bulan yang lalu

Cabang-cabang dari warung Sambel Deso ini mempunyai target pencapaian masing-masing. Diantaranya sesuai dengan ketetapan Bapak Suhardi sebagai berikut:
1.   SD I = >1.500.000/hari
2.   SD II = >2.000.000/hari
3.   SD III = >1.000.000 – 1.200.000/hari
4.   SD IV = >1.000.000/hari
5.   SD V = >500.000 – 700.000/hari

Berbagai penghasilan yang ditargetkan oleh Bapak Suhardi ini berkaitan dengan lokasi dan tempat dari warung Sambel Deso ini. Diantaranya beberapa warung masih ada yang hanya melayani pemesanan saja seperti SD IV dan SD V sedangkan SD I, II, dan III sudah bisa melayani pemesanan dan makan ditempat sehingga targetnyapun lebih tinggi dibanding yang lain. SD II merupakan target penghasilan yang paling tinggi dikarenakan tempatnya yang besar disbanding yang lain dan juga sekaligus sebagai pusat warung Sambel Deso ini. Target segmentasi yang dituju yaitu 99% mahasiswa, oleh karena itu tempat-tempat didirikannya cabang Sambel Deso selalu berdekatan dengan kampus maupun daerah yang banyak tempat kos-kosan.

Beroperasinya keberhasilan wirausaha Sambel Deso selama 3 tahun terakhir ini tentu merupakan kerja sama yang aktif dari sang pemilik serta karyawan-karyawannya. Menurut hasil wawancara saya, mereka telah menggunakan sistem yang rapi dalam pekerjaannya. Yakni disetiap cabang mulai SD I – SD V terdapat seorang pengawas yang bertugas untuk mengawasi kinerja dan pelayanan dari karyawan-karyawan yang ada. Namun 3 bulan terakhir ini hal tersebut dihapuskan sudah tidak ada pengawas lagi di setiap cabangnya, sang pemilik warung mengontrol kinerja karyawan dengan melihat beberapa laporan yang sudah diisi oleh karyawan disetiap cabang. Karena pada dasarnya para karyawan disetiap cabang hanya bertugas untuk menjualkan barang dagangan dan melayani konsumen saja. Mereka sudah menerima pasokan ayam potong, lauk, bumbu, nasi, sambal, dan lalapan yang sudah matang dari warung pusat yakni SD II. Sehingga mereka hanya menunggu kurir pengantar dan kemudia membuka warung dan menjualkannya.

Karyawan sendiri mulai masuk pukul 09.00 WIB yang kemudian mereka semua berkumpul di SD II untuk mengisi presensi terlebih dahulu. Sehingga sistem upah yang didapatkan karyawan sendiri ialah melalui sistem perjam, jadi berapa jam karyawan tersebut menjaga toko maka kemudian akan dikalikan 3.000/jam misalnya 6 jam mulai pukul 09.00 – 15.00 WIB maka gaji yang didapatkan adalah Rp18.000/hari. Mengingat karyawan disana bekerja dengan sistem paruh waktu sehingga mereka bekerja dengan sistem sift, karena kebanyakan karyawan mereka ialah mahasiswa. Selain mahasiswa, karyawan mereka juga ada yang berasal dari luar kota, hampir semua karyawan ialah perantau baik dari Gresik, Pasuruan hingga dari Ambon.

Sistem yang diterapkan oleh Bapak Suhardi lainnya yakni setiap 1 minggu sekali selalu ada evaluasi dari kinerja karyawan setiap cabang. Dalam setiap cabang terdapat kotak kritik dan saran yang kemudia setiap seminggu sekali akan diserahkan ke bos mereka kemudian bos akan mengevaluasi warung cabang yang memiliki masalah saja sehingga dapat diperbaiki dan tidak terulang kembali. Kebanyakan kritik dan saran dari para konsumen ialah terkait dengan pelayanan yang kurang baik, hal ini disebabkan karena karyawan yang tiap harinya berganti-ganti sehingga pelayanan yang diberikanpun tidak sama. Selain itu setiap 2 minggu sekali selalu ada pertemuan dengan karyawan seluruh cabang untuk evaluasi keseluruhan serta waktunya untuk gajian.

Menurut pengakuan dari salah satu karyawan bahwa si pemilik Sambel Deso ini merupakan penganut agama Islam yang fanatik sehingga banyak sekali peraturan-peraturan yang harus dipatuhi oleh setiap karyawan diantaranya tidak boleh merokok, tidak boleh mendengarkan mp3 selain lagu-lagu islami. Dan juga karyawan kebanyakan adalah laki-laki karena si bos menganggap bahwa laki-laki yang harusnya bekerja keras dan pekerjaan ini tidak cocok jika dikerjakan oleh wanita. Meskipun demikian namun terkadang ada beberapa karyawan yang mencuri-curi kesempatan ketika mereka bosan tidak ada pelanggan terkadang mereka merokok sesaat dan mendengarkan mp3. Karena menurut pengakuan karyawan si bos dinilai jarang berkunjung ke setiap cabangnya, ia hanya menilai dari setoran data dan evaluasi yang diberikan setiap cabang warung kepadanya.

Open Recruitment (pengambilan tenaga kerja) dilakukan seperti pada umumnya, yakni mengadakan lowongan pekerjaan, yang kemudian para pekerja mendaftarkan diri dan membuat surat lamaran pekerjaan yang kemudian dilanjutkan interview dengan si bos. Ketetapan penerimaan tenaga kerja seluruhnya ditentukan oleh si bos. Menurut mereka ada kemungkinan akan dibuka cabang SD VI namun ini masirencana si bos karena mengingat peminat dari kalangan mahasiswa sangat banyak dikarenakan harganya yang terjangkau. Namun untuk membuka cabang diluar kota Malang belum sempat terpikirkan mengingat masi banyak yang perlu diperbaiki dari sistem yang mereka jalani diantaranya berkaitan dengan sistem tenaga kerja serta pembagian waktunya.


Harga perporsipun seluruhnya ditentukan oleh si bos dengan melihat bagaimana harga yang ada di pasaran. Menurut saya harganyapun termasuk terjangkau oleh mahasiswa yakni Rp7.000/porsi dengan porsi makanan yang cukup lumayan. Tahun pertama dibuka warung Sambel Deso ini setiap porsinya diberi harga Rp6.500 sehingga satu tahun saja hanya naik 500 rupiah. Memang tujuan dari si pemilik warung Sambel Deso ini ialah memuaskan pelanggan dengan harga yang terjangkau dengan kualitas yang baik, rasa yang nikmat dan halal tanpa memperbanyak keuntungan. Keuntungan cukup sedikit saja asalkan banyak pembeli yang datang akan menambah keuntungan yang banyak dengan perlahan. Terbukti saat ini warung Sambel Deso tetap diminati oleh konsumen dan tetap eksis dengan berbagai cabang yang didirikan maupun yang akan didirikan di berbagai jalan di Kota Malang.

TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik


Senin, 16 Juni 2014

Teruntuk bapak Capres dan Cawapres RI yang terhormat

Bapak Capres dan Cawapres yang terhormat
ketika semua berbicara mengenai demokrasi
dan ketika semua orang berbicara mengenai pemimpin yang adil, jujur dan bijaksana
dan ketika semua orang dituntut untuk menjadi pemilih yang cerdas

kemudian
bagaimana saya bisa menjadi pemilih yang cerdas??
orang bilang saya harus melihat dari kinerja, attitude dan kontribusinya kepada negara

daaan
bagaimana saya bisa menilai itu semua ketika jarak dan tempat memisahkan kita bapak
orang bilang “kan ada media”
media??????

apakah media bisa menilai kinerja mereka
orang bilang ini negara demokrasi
bukankah media bisa mengatakan apapun sesuai kepentingan
lantas, siapa yang patut dipercaya bapak??

apakah saya juga harus percaya dengan kalian semua??
apakah kalian juga tidak membawa kepentingan tertentu??
siapa yang berbohong siapa yang jujur tidak dapat dibedakan kali ini
semua berkata manis dan berjanji untuk rakyat


entah kepada siapa saya harus menyandarkan kepercayaan saya kali ini??

Sabtu, 07 Juni 2014

Mencintai


BUKANlah bagaimana kamu melupakan..
melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN..

BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan..
melainkan bagaimana kamu MENGERTI..

BUKANlah apa yang kamu lihat..
melainkan apa yang kamu RASAKAN..

BUKANlah bagaimana kamu melepaskan..
melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..

Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati...
dibandingkan menangis tersedu2...
Air mata yang keluar dapat dihapus..
sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..

Akan tiba saatnya dimana harus berhenti mencintai seseorang
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita
MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.

Apabila kamu benar2 mencintai seseorang,
jangan lepaskan dia..
jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar mencintai Melainkan...

BERJUANGLAH demi cintamu
Itulah CINTA SEJATI Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan
DARI PADA berjalan bersama orang 'yang tersedia'Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai
DARI PADA orang yang berada di sekelilingmu Lebih baik menunggu orang yang tepat
karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang hanya dengan 'seseorang'

(Kahlil Gibran)

Kamis, 22 Mei 2014

Cagar Budaya Malang

Malang sebagai salah satu kota pariwisata memiliki banyak bentuk pariwisata yang memikat
tidak hanya terkenal dengan cagar alamnya saja mamun cagar budaya Malang tak kalah istimewa

salah satunya adalah kawasan Ijen yang merupakan jalan peninggalan arsitektur kolonial Belanda
disana banyak sekali rumah-rumah bangunan Belanda yang original
sehingga bisa dimanfaatkan untuk wisata cagar budaya

tak hanya itu, jalanan Ijen ini beda dari jalan yang lain
konsep jalan ini berbentuk Belouvard
yaitu jalan lebar dan disepanjang jalan dipenuhi dengan taman yang indah

hal yang tak kalah unik dari kawasan ini adalah adanya gereja yang merupakan peninggalan kolonial Belanda
yang hingga saat ini ornamen interior maupun eksteriornya masi original kecuali atap

Interior Gereja original bangunan Belanda
Gereja Katholik Kathederal Ijen
Kawasan Ijen


Museum Malang Tempoe Doeloe
(arsip sejarah kota Malang)

Museum Brawijaya
(arsip pertempuran TNI Brawijaya)


Minggu, 18 Mei 2014

#Satu Perjuangan

ketika semua orang bergelut di dunia akademis
namun kenapa tidak diimbangi dengan dunia organisasi??

yess
this is my family in BEM FISIP UB 2013
#Satu Perjuangan
organisasi yang membawa nilai kekeluargaan yang solid


Berada dipersimpangan


Sabtu, 17 Mei 2014

Doa seorang Ibu

Ketika seorang anak berkata pada seorang Ibu:
                “Ibu doakan aku, aku besok mau ujian …………………....................................”
            “Ibu doakan aku, aku besok mau pergi ke …………………....................................”
Dengan santai seorang ibupun menjawab:
                “tanpa diminta ibu selalu mendoakanmu nak, dimanapun kamu berada ibu selalu mendoakan agar     disetiap kegiatan yang kamu lakukan selalu sukses dan membawa berkah”

Saya yakin sepanjang hidup seorang anak pasti tak ada henti hentinya meminta doa pada seorang Ibu

dan saya yakin pula disepanjang hidup seorang Ibu tak akan berhenti berdoa yang terbaik untuk anakknya J

Ibu sederhana

ketika banyak orang yang pengen A pengen B pengen C dan pengen barang D

namun tidak untuk Ibu yang satu ini
Ibu tetap menjadi seorang yang sederhana dan menjadi apa adanya dengan yang beliau punya


Dan hal itulah yang selalu diajarkan oleh seorang Ibu pada anaknya ini, kesederhanaan dan menjadi apa adanya tanpa harus mengikuti kebanyakan orang disekeliling kita J

She is my Beloved Mom ©

Jumat, 09 Mei 2014

Kebijakan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Kebijakan???
aturan-aturan atau larangan-larangan yang dikeluarkan oleh lembaga resmi (pemerintahan)

Kebijakan Teknologi Informasi dan Komunikasi diantaranya:

1. UU No. 36 Th. 1999 tentang Telekomunikasi

2. UU No. 11 Th. 2008 tentang ITE

Sabtu, 01 Maret 2014

Sempu Island


Segara Biru
Di kapal siap menyebrang menuju Pulau Sempu :D
Sampai di Pulau Sempu, dan siap jalan menuju hutan ---
jalanan hutan yang berlumpur

and thaaaan............
tiba di segara anakan pulau sempu \=D/
ini rombongan kita dari kiri magres, aku, boy, ichul, dani, nela
sudah puas bermain di segara anakan dan siap pulaaaang :D

5 MM

sudah lama gak bercakap cakap di blogger bikin kangen juga :D

yess kisah saya selanjutnya ini petualangan paling extream yang pernah saya alami, jujur sii saya bukan tipe orang yg suka berpetualang apa lagi yang sampai menjelajah emang sii fisik ini lemah kalo disuruh begituan, hehehe :D
tapii untuk kali ini “BONEK” banget bareng temen-temen yang solid ada ichul, bboy, nela, dani dan magres. di liburan kali ini bakal menuju pulau sempu yang ada di malang selatan

asli nekat banget, udah gak prepare apapun gak tau medannya gimana, gak ada yang tau jalan hanya mengandalkan GPS yg ada di hp mas magres :D

cuuuussss…..
akhirnya nyampek tujuan dengan selamat berkat suara mbak-mbak yang ada di GPS :D
nyampek Segara Biru agak kesorean sii sekitar pukul 16.00 WIB dan pemberangkatanpun bisa dilakukan hanya untuk yang mau ngecamp disana *tiktoktiktok bagaimana nasib kita?????*
mendengar dari tutur bapak penjaga disana tidak ada penghidupan tidak ada lampu, makanan, atau apapun, hanya ada pantai saja.

naaaaaah disini mulai kebingungan, akhirnya setelah mempertimbangkan segala hal mulai dari tenda, makanan, keselamatan dan efisiensi waktu kita memutuskan untuk tidak berangkat ke pulau sempu hari itu namun besok paginya jam 7 daaaaan malam itu kita bakal tidur seadanya di mobil -_-

neeeeext…..
malam harinya setelah kita sholat isya’ kita bakal nge-games, namanya thrue and thrue atau jelasnya kita bakal jujur2an sama semua pertanyaan yang diajukan ke kita. tetooootttt ceritanya ini curhat2an gituuu….
banyak hal yang tak terduga yang terungkap pada malam itu mulai dari evaluasi diri, cinta, perasaan, daaaaaaan semuanya *bener2 jadi moment yg gak bakal bisa dilupain* ditambah dengan suasana pingir Segara dengan lampu remang-remang makanan dan minuman seadanya menambah suasana haru malam itu :D

rasa ngantukpun datang menghampiri, and than para cewek-cewekpun tidur di dalam mobil dan para cowok tidur di luar, yg bikin kaget itu tiba2 malam hari ada anjing yg jalan2 malam untung saja hanya melewati kita tanpa mengganggu atau apapun *Alhamdulillah*

pukul 05.00 WIB
bangun pagi, sholat subuh dan berkemas untuk makan dan selanjutnya mengurus perijinan dan segala macem untuk melakukan perjalanan ke pulau sempu
akhirnya semua sudah selesai dan tepat puku 07.30 kita berlayar meyeberangi segara menuju sebuah hutan yang saya lupa namanya :D
yang paling tidak terduga adalah kita harus berjalan melewati hutan tersebut selama 2 jam 30 menit, iya sih gak papa kalo jalannya mendukung lah ini sudah jalan becek abis, berlumpur, naik turun, setapak, udah deh bayangin aja ya jalanan hutan kayak gimana -_-
sempet bikin down semuanya namuun karna kita kebayang pulau sempu yang katanya bagus banget akhirnya kita saling membantu diperjalanan agar kita sama2 dapat melewati rintangan yang ada :D

kitapun berkata “Persahabatan kita diuji kawan, ayo semangaaaaat!!!!!”
selain hal itu yang menyemangati kita adalah kisah persahabatan dari film “5CM” sempet bikin sii persahabatan “5MM” buat kisah petualangan yang super extream ini hahahaha :D
dengan personil:
Zafran = Dani, pemimpin perjalanan, suka gombal, “ngakunya” si mirip vino G. bastian sama herjunot *iih tp gk banget deh*
Riani = Ichul, kalem dan dewasa yang dibikin rebutan sama Zafran dan Genta :D
Dinda = Nur, yang rempong dan manja, sudah kayak saudara sendiri kalo sama Arial
Arial = Bboy, bukan paling gede badanya tapi paling baik diantara semuanya, paling hero karena supir dari pagi berangkat sampek malem pulang hanya dia seorang :D
Genta = yang punya ide ke sempu, bijak dg dalil yg tidak bisah dibanta dan secara harfiah :D
Nela = Iani (bukan Ian), paling ribet saat perjalanan di hutan dengan badan yang *tiiiiit* hehe :D
kisah 5cm serta kata2 di film tersebut menjadi semangat buat kita selama di perjalanan dari berangkat hingga pulang dengan meletakan 5cm pulau sempu di depan kening *ceileeeee* :D
            “bang zafran jgn tengok ke belakang”
            “aku egois ya”
            “zafran dan dinda pasangan egois”
            “iani ayo iani pasti bisa”
            “heroku mana heroku”
zafran hero dari dinda, genta hero dari riani, arial hero dari iani, hehehe karena para cowok-cowok itu sudah rela membawakan sepatu dan tas kita daaan membantu selama kita para cewek-cewek kesusahan di perjalanan :D
*kata2 itu jika diingat kembali akan jadi kenangan dan senyuman tersendiri bagi kita :D

selama lika-liku perjalanan yang mengharukan, senang, lelah, lucu, dan sebagainya akhirnya kita sampai di Segara Anakan yang ada di pulau sempu yang super bagus, biru, hijau, bersih, bening yang langsung berbatasan dengan samudera *subhanallah*

and than ini oleh-oleh dari kamiiii…………………

Selasa, 28 Mei 2013

Efek media massa


INDONESIA BANGKIT BERSAMA PEMUDA

maknai poster diatas dan sadarilah efeknya terhadap presepsi, pikiran, dan tindakan kita :)

Selasa, 07 Mei 2013

Sekolah Parlemen 2013

Sabtu dan Minggu, 13-14 April 2013 @Widyaloka Universitas Brawijaya
tema Menakar Efektivitas Kinerja DPR RI “Prespektif Pelaksanaan Fungsi Representatif” yang dihadiri peserta dari 15 kampus se-Indonesia

Pemateri
wakil ketua DPR RI, Drs. H. Priyo Budi Santoso 
Indah Kurnia, anggota komisi XI DPR RI


Verdy, Icha, Tata, Aku, Dey

MASS COMMUNICATION


Bittner (1980 : 10): “Mass communication is message communicated through a mass medium to a large number of people” (Komunikasi Massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media masaa pada sejumlah besar orang).
Sistem Komunikasi Massa Vs Sistem Komunikasi Interpersonal
Empat tanda pokok komunikasi massa menurut Ellizabeth-Noelle Neuman (1973 : 92):
1.       Bersifat tidak langsung (harus melewati media teknis)
2.       Bersifat satu arah (tidak ada interaksi antara peserta-peserta komunikan)
3.       Bersifat terbuka (ditujukan pada public yang tidak terbatas dan anonim)
4.       Mempunyai public yang secara geografis tersebar
Komunikasi massa mempunyai karakteristik psikologis yang khas dibandingkan dengan sistem komunikasi interpersonal. Ini tampak pada pengendalian arus informasi, umpan balik, stimulasi alat indra, dan proporsi unsure isi dengan hubungan.

Selasa, 23 April 2013

JARINGAN KOMUNIKASI



Keefektifan sebuah kelompok dapat dianalisis melalui faktor situasionalnya. Salah satu faktor situasional yang memengaruhi adalah karakteristik kelompok yang salah satunya adalah jaringan komunikasi. Jaringan komunikasi dibagi menjadi lima yaitu bentuk roda, rantai, Y, lingkaran dan bintang seperti pada gambar diatas.

Pada jaringan komunikasi roda, ada seorang pemimpin yang menjadi fokus perhatian. Ia dapat berhubungan dengan seluruh anggota kelompok, tetapi setiap anggota kelompok hanya dapat berhubungan dengan pemimpinnya. Jadi, pemimpin sebagai komunikator dan anggota kelompok sebagai komunikan yang dapat melakukan feedback pada pemimpinnya namun tidak dapat berinteraksi dengan sesama anggota kelompoknya karena yang menjadi fokus hanya pemimpin tersebut
Pada jaringan komunikasi rantai, satu anggota hanya dapat berkomunikasi dengan satu anggota lain lalu anggota lain tersebut dapat menyampaikan pesan tersebut pada anggota lainnya lagi begitu seterusnya. Sebagai contoh, si A dapat berkomunikasi dengan B, B dengan C, C dengan D, dan begitu seterusnya.
Pada jaringan komunikasi Y, tiga orang anggota dapat berhubungan dengan orang-orang disampingnya seperti pada pola rantai, tetapi ada dua orang yang hanya dapat berkomunikasi dengan seseorang disampingnya.
Pada jaringan komunikasi lingkaran, setiap orang hanya dapat berkomunikasi dengan dua orang disamping kiri dan kanannya. Dengan perkataan lain, disini tidak ada pemimpin.
Pada jaringan komunikasi bintang, jaringan ini disebut juga jaringan komunikasi semua saluran/all channel sehingga setiap anggota dapat berkomunikasi dan melakukan timbal balik dengan semua anggota kelompok yang lain.

Contoh Aplikasi Jaringan Komunikasi dalam Film Gie
ð  Film bisa didownload dan dilihat terlebih dahulu
Pertama adalah jaringan komunikasi roda, jaringan ini tampak ketika Soe berada di kelas dan gurunya sebagai komunikan atau pemimpin. Di kelas tersebut guru menjadi fokus perhatian yang setiap murid di kelas dapat bertanya jawab atau melaukan timbal balik dengan guru tersebut namun murid tidak boleh berkomunikasi dengan murid lainnya karena akan menimbulkan kegaduhan.
Kedua adalah jaring komunikasi rantai, jaringan ini dapat dilihat ketika teman Soe yaitu Han yang tergabung dalam PKI. Informasi mereka sebarkan ke anggotanya secara diam-diam. Dimana ketika mereka mempunyai informasi terkait pemerintah maupun masyarakat mereka lebih memilih dengan sistem rantai yaitu mengatakan info tersebut kepada satu anggota kemudian anggota tersebut menyalurkan ke anggota lain dan seterusnya. Bukan dengan meyebarluaskan secara serentak dan bersamaan.
Ketiga adalah jaringan komunikasi bentuk Y, jaringan kelompok ini dapat diaplikasikan pada posisi antara rakyat, orang kepercayaan presiden dan presiden maupun pemerintah. Dimana pada posisi bawah adalah posisi rakyat dan posisi tengah adalah posisi orang-orang yang dikehendaki dan dipercayai oleh pemerintah maupun presiden. Dimana rakyat tidak dapat berkomunikasi secara langsung terhadap pemerintah maupun presiden melainkan mereka harus melalui orang-orang kepercayaan dari pemerintah. Orang kepercayaan disini sebagai penjembatan antara rakyat dan pemerintah maupun presiden dimana ia dapat berkomunikasi langsung keatas maupun kebawah. Begitu juga sebaliknya pemerintah dan presiden tidak adapt berkomunikasi langsung terhadap rakyat, begitulah yang terjadi pada masa pemerintahan Soeharto kala itu.
Keempat adalah jaringan komunikasi lingkaran, jaringan kelompok ini tampak ketika Soe mendapat undangan dari presiden, dimana ketika pesta ia hanya bisa berkomunikasi dengan orang yang berada di kanan dan kirinya saja karena ia tidak mengenal siapapun orang disana dan tidak mengetahui apa maksud undangan presiden itu.
Yang terakhir adalah jaringan komunikasi bentuk bintang, jaringan ini tampak jelas ketika Soe Hok Gie memimpin rapat pemuda untuk menyusun strategi melumpuhkan pemerintahan saat itu yang kondisinya semakin menekan masyarakat. Di situ terjadi timbal balik secara langsung antara satu anggota dengan yang lainnya.